top of page

Panggung Sejarah Henk Sneevliet

Orang pertama yang membawa komunisme ke Indonesia. Henk Sneevliet diusir dari Hindia Belanda karena dianggap menghasut rakyat untuk melawan pemerintah kolonial. Berakhir dieksekusi Nazi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Henk Sneevliet ketika menjadi sekretaris pada Semarangsche Handelsvereeniging tahun 1917. (IISG).

1 Okt 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 13 Apr

PADA buku-buku sejarah di Indonesia, nama Henk Sneevliet selalu disebut dalam sederet kalimat saja: Henk Sneevliet adalah orang pertama yang membawa ajaran komunisme ke Hindia Belanda (Indonesia). Selebihnya sudah bisa ditebak: komunisme adalah momok yang menakutkan sehingga upaya untuk menguak perannya berhenti seketika.


Versi resmi kerap menyebut sosok inilah yang merusak negeri ini; seorang kiri dan … asing pula, dengan menggunakan cara-cara kotor: menyusup dan memecah-belah Sarekat Islam demi menarik massa ke organisasi komunis. Padahal saat itu bukan hal aneh keanggotaan ganda dalam organisasi. Situasi sosial-politik juga menentukan pertarungan ide dan gagasan.


Sneevliet, orang Belanda –bukan Soviet atau China– yang memperkenalkan komunisme di Indonesia, ternyata memang punya peran penting dalam sejarah di Indonesia. Dia memang berkulit putih, orang Belanda totok kelahiran Rotterdam, tapi ketika berada di Hindia Belanda sejak 1913 sampai 1918, dia justru menjadi advokat terdepan dalam membela rakyat.


Sepak terjang Sneevliet mencuat setelah ikut mendirikan Indische Sociaal-Democratische Vereniging (ISDV) di Surabaya, yang setelah mengalami perpecahan internal berubah menjadi PKI, organisasi komunis pertama di Asia. Komunisme, seperti ideologi lainnya, memberi warna dalam perjalanan sejarah Indonesia. Tak mungkin dihapuskan. Begitu juga Sneevliet.


Mas Marco Kartodikromo, jurnalis bumiputra terkemuka saat itu, menulis bahwa rakyat jajahan seharusnya malu kepada Sneevliet. “Berapa orang bangsa kita yang berani membela kepada bangsa kita seperti Sneevliet yang dibuang lantaran membela kita orang itu? Apakah pemimpin pergerakan kita juga berani dibuang?” kata Marco dalam tulisannya di Sinar Hindia, 10 Desember 1918, menggugat pembuangan Sneevliet keluar Hindia Belanda.


Sneevliet akhirnya memang dibuang pada 1918. Dia dianggap menghasut rakyat Hindia Belanda untuk melawan pemerintah kolonial. Tapi pembuangan tak menghentikan langkahnya. Dia tercatat sebagai orang yang menggagas kongres pertama Partai Komunis Tiongkok yang dihadiri Mao Zedong sekaligus berperan memperkuat pondasi awal partai itu. Usai tugas dari Tiongkok, dia tak pernah berhenti melawan. Sampai akhirnya senjata serdadu Nazi menuntaskan riwayat hidupnya pada 13 April 1942.*


Berikut ini laporan khusus Henk Sneevliet:

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page