top of page

Sejarah Indonesia

Patas AC, Bus Kota Kaum Eksekutif

Patas AC, bus kota pertama berpendingin udara. Nyaman dan mewah tapi sepi penumpang.

5 Apr 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Bus buatan karoser Volgren asal Australia. Bus ini menjadi salah satu armada awal Patas AC di Indonesia. (Wikimedia).

Diperbarui: 15 Nov

NAIK bus kota berpendingin udara di Jakarta pada 1993 menjadi kesenangan tersendiri bagi Bayu Kusuma Yuda, karyawan swasta. “Busnya bagus dan baru. Jika ingin turun dari bus, kita bisa memencet bel untuk memberi tahu sopir. Lalu pintu terbuka otomatis. Canggih. Sangat keren pada masanya untuk anak kecil seperti saya,” cerita Bayu dengan fasih.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Tedy Jusuf Jenderal Tionghoa

Tedy Jusuf Jenderal Tionghoa

Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
Alex Kawilarang Menolak Disebut Pahlawan

Alex Kawilarang Menolak Disebut Pahlawan

Alex Kawilarang turut berjuang dalam Perang Kemerdekaan dan mendirikan pasukan khusus TNI AD. Mantan atasan Soeharto ini menolak disebut pahlawan karena gelar pahlawan disalahgunakan untuk kepentingan dan pencitraan.
Mengakui Tan Malaka Sebagai Bapak Republik Indonesia

Mengakui Tan Malaka Sebagai Bapak Republik Indonesia

Tan Malaka pertama kali menggagas konsep negara Indonesia dalam risalah Naar de Republik Indonesia. Sejarawan mengusulkan agar negara memformalkan gelar Bapak Republik Indonesia kepada Tan Malaka.
Misi Orde Baru Menggerus PNI dan NU

Misi Orde Baru Menggerus PNI dan NU

Setelah menumpas PKI, rezim Orde Baru kemudian menghabisi PNI dan NU. Dengan begitu Soeharto dapat berkuasa selama tiga dekade.
Dewi Sukarno Setelah G30S

Dewi Sukarno Setelah G30S

Dua pekan pasca-G30S, Dewi Sukarno sempat menjamu istri Jenderal Ahmad Yani. Istri Jepang Sukarno itu kagum pada keteguhan hati janda Pahlawan Revolusi itu.
bottom of page