top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pemberontakan Petani Banten dalam Ingatan Warga Cilegon

Usaha mengenang peristiwa pemberontakan petani Banten 1888, mulai dari nama jalan sampai membuat film. Tak masuk pelajaran sejarah di sekolah.

16 Jun 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Film “Ki Wasyid” produksi Kremov Pictures, 2013.

Diperbarui: 20 Nov 2025

BENAK Darwin Mahesa dirundung beragam pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di kampung halamannya pada 1888. Selintas lalu dia pernah mendengar tentang sekelompok petani yang melancarkan perlawanan pada pemerintah kolonial di Cilegon. Lantas dia mencari jawaban: bertanya kepada para tetua dan berselancar di dunia maya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page