top of page

Ketika Haji Abdul Karim Pulang ke Banten

Haji Abdul Karim pulang dari Makkah menyemai bibit perlawanan di Banten. Tak sempat memetik buah perjuangannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jemaah haji dari Banten, 1890. (KITLV).

14 Jun 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 9 Jul

HAJI Abdul Karim pulang kampung ke Banten setelah puluhan tahun menimba ilmu di Makkah. Sang guru Ahmad Khatib dari Sambas memberinya ijazah untuk mengajarkan tarekat Qadiriyah-Naqsyabandiyah.


Abdul Karim, yang lahir di Lampuyang, Tanara, Serang, Banten, pada 1840, telah menjadi ulama dalam usia muda. Hal ini karena dia memulai pendidikan agamanya sejak dini dan sudah ke Makkah ketika masih kanak-kanak –kemungkinan besar dibawa orang tuanya. Di masa remajanya sudah fasih berbahasa dan membaca tulisan Arab; dia juga menunjukkan hasrat mendalam terhadap ajaran-ajaran Islam.


“Dia kembali ke tempat kelahirannya menjelang usia 30-an dan, sebagaimana disarankan oleh gurunya di Makkah, mengangkat dirinya sebagai guru mursyid dan imam. Dia pernah terlibat kesulitan dengan para pejabat Belanda karena melanggar peraturan-peraturan paspor, dan dia sudah dipandang sebagai sebuah cemeti bagi para kafir itu, sebuah duri bagi penjajah,” tulis Simon Winchester dalam Krakatau: Ketika Dunia Meledak 27 Agustus 1883.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Sepakbola putri dalam negeri masih terbengkalai. Mitos-mitos menakutkan terus mengitari.
Sepakbola putri dalam negeri masih terbengkalai. Mitos-mitos menakutkan terus mengitari.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
transparant.png
bottom of page