top of page

Pengembaraan Sosrokartono, Seorang Pangeran Jawa

Pernah menjadi wartawan perang dan penerjemah dalam momen-momen penting sejarah dunia, Sosrokartono yang menguasai banyak bahasa menutup hidup dengan ilmu kebatinan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Raden Mas Panji Sosrokartono (1877-1952).

  • 12 Apr 2023
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 10 Apr

KOMPLEKS Departemen Luar Negeri di wilayah Cidodol, Kebayoran Lama, lengang. Hanya beberapa satpam berkeliling. Di ujung sebuah gang, sebuah rumah tampak asri. Pagarnya bercat hijau. Halamannya semarak dengan anggrek dan kuping gajah. Pemiliknya, Sukadiah Pringgohardjoso, mengenakan baju tenun dengan motif Dayak berwarna coklat muda. Rambutnya disanggul rapi. Terkesan anggun.


Sukadiah pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Denmark; duta besar perempuan pertama di masa pemerintahan Soeharto. “Kabarnya dulu Pak Joop Ave yang mengusulkan perlunya mengangkat seorang duta besar wanita. Obrolan informal konon terjadi di Tapos, Bogor,” ujarnya.


Di hari tuanya, Sukadiah menjadi pembina Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono. Pandangan dan pendengarannya mulai menurun di usianya ke-86. Dia didampingi asistennya, Supamiyoto. “Di luar sana banyak perkumpulan dan paguyuban mengatasnamakan Sosrokartono, namun kami mengikuti aturan pemerintah mengenai organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page