top of page

Ketika Ahmad Subardjo Hampir Dibunuh

Organ bersenjata berupaya menculik dan membunuh Ahmad Subardjo. Diduga terkait ketegangan politik dengan Sutan Sjahrir.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ahmad Subardjo (tengah) bersama Wilopo dan Sukirman Wirjosandjojo tahun 1978. (Perpusnas RI).

25 Jun 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 2 Agu

SUATU hari di awal 1946, Ahmad Subardjo menerima undangan untuk menghadiri Kongres Partai Buruh di Blitar. Dia lantas pergi bersama Sukiman Wirjosandjojo, Iwa Kusuma Sumantri, dan Ki Hajar Dewantara. Keempatnya pergi mengendarai mobil dari Yogyakarta pada sore hari dan tiba di Blitar pada tengah malam.


Kala itu, empat tokoh pergerakan kemerdekaan, yang tiga di antaranya masuk jajaran kabinet presidensial, tersebut sudah tidak aktif di kursi pemerintahan Republik. Ahmad Subardjo, misalnya, sejak November 1945 telah meletakkan jabatannya sebagai menteri luar negeri. Begitu pula Iwa Kusuma Sumantri dan Ki Hajar Dewantara, sebagai menteri sosial dan menteri pengajaran, tidak lagi terlibat di kabinet baru pimpinan Sutan Sjahrir. Lantas dalam kapasitas apa mereka hadir di Kongres Partai Buruh di Blitar?


Diceritakan Ahmad Subardjo dalam otobiografinya Kesadaran Nasional: Sebuah Otobiografi, selepas meninggalkan jabatan menteri, mereka kembali bertemu di Yogyakarta. Pada sebuah kesempatan, Subardjo diperkenalkan oleh Sukiman kepada Jenderal Soedirman. Ketika itu Soedirman tengah membentuk Badan Penasehat Politik, yang salah satu tugasnya memberi analisa tentang situasi politik khusus menghadapi Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page