top of page

Perempuan dalam Kongres Pemuda

Para perempuan juga hadir di Kongres Pemuda II. Bahkan, ada yang menjadi pembicara utama.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para pemuda berfoto bersama usai melaksanakan Kongres Pemuda II, 27-28 Oktober 1928. Foto: wikipedia commons.

28 Okt 2017
2 menit membaca

NONA POERNOMOWULAN naik ke atas mimbar sebagai pembicara pertama dalam Kongres Pemuda II. Sebagai guru yang aktif dalam pendidikan dan pembinaan pemuda, dia membacakan prasarannya bahwa usaha mencerdaskan bangsa haruslah disertai usaha menciptakan suasana tertib dan disiplin dalam pendidikan.


Setelah Poernomowulan, Sarmidi Mangunsarkoro, tokoh pendidikan, juga membacakan prasarannya tentang pendidikan. Dari kesaksian Wage Rudolf Supratman, Poernomowulan dan Sarmidi hadir sebagai pembicara utama dalam kongres tersebut. Ketika acara memasuki pandangan umum, cukup banyak hadirin yang menyambut dengan semangat juga menanggapi prasaran dari para pembicara.


Tak hanya Nona Poernomowulan, perempuan yang hadir dalam kongres yang melahirkan Sumpah Pemuda itu antara lain Siti Sundari, Emma Poeradiredja, Suwarni Pringgodigdo, Johanna Masdani Tumbuan, Dien Pantouw, dan Nona Tumbel. Dari 10 perempuan yang hadir, tujuh di antaranya bisa ditelusuri. Total hadirin 750 orang dan hanya 75 orang yang namanya tercatat. “Para pemudi yang hadir lebih banyak dibanding ketika kongres pemuda Indonesia pertama 1926,” tulis Bambang Sularto dalam Wage Rudolf Supratman.


Para perempuan yang hadir dalam Kongres Pemuda II aktif dalam pergerakan. Poernomowulan aktif dalam Jong Java. Siti Sundari, adik dr. Sutomo, aktif dalam gerakan dan menerbitkan WanitaSworo. Majalah berbahasa dan aksara Jawa ini terbit di Pacitan pada 1912. Sementara Emma Poeradiredja aktif dalam Jong Java, Jong Islaminten Bond, dan mendirikan Istri Pasundan.


Suwarni Pringgodigdo dikenal sebagai pendiri gerakan Istri Sedar. Pasca Indonesia merdeka, dia menjadi anggota DPR. Ketika Kongres Pemuda, Johanna Masdani Tumbuan berusia 18 tahun, kemudian aktif dalam perjuangan kemerdekaan. Dia menerima beberapa penghargaan dari era Sukarno hingga Habibie: medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia (1953), Bintang Satya Gerilya (1958), Bintang Satya Lencana Penegak (1967), Bintang Mahaputera Utama (1998), dan beberapa penghargaan lain.


Sementara Dien Pantouw merupakan istri dari Sunario Sastrowardoyo. Keduanya pertama kali bertemu saat Kongres Pemuda II dan beberapa waktu setelahnya saling berkirim surat sampai akhirnya menikah. Sedangkan Nona Tumbel adalah anggota Jong Celebes.


Kongres Pemuda memiliki peranan yang signifikan terhadap Kongres Perempuan. Sebab, selain Sumpah Pemuda, tujuan utama Kongres Pemuda adalah mempersatukan pemuda dalam satu wadah organisasi. Sementara topik mengenai perempuan tidak banyak dibahas.


“Jadi, dari Kongres Pemuda menginspirasi para perempuan untuk membuat kongres perempuan karena Kongres Pemuda pada waktu itu fokusnya untuk membahas pergerakan pemuda tidak banyak membahas topik perempuan,” kata Sejarawan Amurwani Dwi Lestariningsih kepada Historia.


Suyatin Kartowijono, salah satu penggagas Kongres Perempuan, tidak hadir dalam Kongres Pemuda kerena berada di Yogyakarta. Meski demikian, dia mengikuti jalannya sidang dari pemberitaan media massa dan kabar dari rekan-rekannya di Jakarta.


“Suyatin Kartowijono, tokoh yang begitu gencar memperjuangkan ide-ide perempuan pada saat itu terinspirasi dengan adanya Sumpah Pemuda. Dia mengajak rekan-rekannya untuk menyelenggarakan Kongres Perempuan. Dari awal dia memang punya greget untuk memajukan wanita,” kata Amurwani.


Dua bulan setelah Kongres Pemuda, Kongres Perempuan diselenggarakan di Yogyakarta. Kongres membahas masalah dan hak perempuan serta pergerakan kemerdekaan. Hasil kongres menyepakati bahwa perempuan harus ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan dan ikut memajukan organisasi-organisasi pemuda.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Proses panjang RUU PKS. Bermula dari keresahan pada 2001, masih bergulir hingga kini.
Proses panjang RUU PKS. Bermula dari keresahan pada 2001, masih bergulir hingga kini.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Berada di antara lempeng Afrika, Eurasia, dan Arabia, Turki jadi salah satu negara yang sering dilanda gempa dahsyat sejak ribuan tahun lampau.
Berada di antara lempeng Afrika, Eurasia, dan Arabia, Turki jadi salah satu negara yang sering dilanda gempa dahsyat sejak ribuan tahun lampau.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page