top of page

Perwira Prancis Beli Lada dapat Prank Raja

Iskandar Muda patok harga tinggi pada orang Eropa untuk urusan lada. Orang Asing berusaha membujuknya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Sultan Iskandar Muda, sultan yang membawa Aceh menjadi kerajaan kaya dan kuat. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

27 Jun 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei

ZAMAN Iskandar Muda bertakhta di Aceh, kerajaan itu menjadi kaya. Pajak dan perdagangan lada jadi sumber penghasilannya. Dengan letak strategis di pintu masuk Selat Malaka dari barat dan kekayaan alam melimpah, Aceh yang kuat menjadikan diri sebagai negeri-pelabuhan. Aceh memang terbuka untuk pedagang asing, namun perdagangan tetap dimonopoli oleh raja.


Monopoli lada membuat raja Aceh dan pejabatnya menjadi kaya raya. Lada tentu membuat Aceh punya posisi tawar di utara Selat Malaka. Dengan demikian, raja menjadi orang yang paling ingin didekati pedagang-pedagang asing, termasuk dari Eropa.


Menurut A.B. Lapian dalam Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke-16 dan ke-17, Pelabuhan Aceh adalah salah yang sulit dijangkau. Namun suatu kali datanglah orang-orang Perancis menghadap Sultan Iskandar Muda. Dia adalah Augustin de Beaulieu (1589-1637), seorang perwira Perancis yang berkedudukan tinggi dalam pelayaran ke Asia. Dia tahu Iskandar Muda suka hadiah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
Aung San Suu Kyi tidak menyebut etnis Rohingya dalam tulisannya tentang sejarah Arakan. Padahal jejak mereka di Arakan terlacak sejak abad 15.
transparant.png
bottom of page