top of page

Pilih Jurusan Hukum Demi Kemerdekaan

Sempat bingung memilih jurusan, Teuku Mohammad Hasan akhirnya memilih hukum demi kemerdekaan Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mr. Teuku Mohammad Hasan. (Perpusnas RI).

23 Jun 2019
2 menit membaca

Diperbarui: 14 Apr

PADA 1929, Teuku Mohammad Hasan menamatkan pendidikan bangku sekolahnya. Prestasinya cukup baik, apalagi dalam bidang aljabar, Hasan lebih menonjol. Sebagai putra bangsawan (uleebalang) Aceh, Hasan tentu tidak kesulitan mencari universitas terbaik.


Sebelum memutuskan studi perguruan tinggi, Hasan memilih dan memilah berbagai jurusan. Mula-mula Hasan bermaksud ke Universitas Delft, di Belanda. Ragu melanda. Hasan kemudian berminat pula memasuki Sekolah Tinggi Teknik (THS) di Bandung, tempat Bung Karno kuliah. Tapi Hasan masih bimbang.


“Saya menemui Teuku Hanafiah, mahasiswa RHS Batavia untuk bertukar pikiran,” kenang Hasan dalam memoarnya Mr. Teuku Moehammad Hasan dari Aceh ke Pemersatu Bangsa yang disunting Teuku Mohamad Isa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Sepakbola di Vietnam diperkenalkan oleh militer Prancis. Pembinaan pemainnya menggandeng Arsenal FC dan sekolah sepakbola Prancis.
Sepakbola di Vietnam diperkenalkan oleh militer Prancis. Pembinaan pemainnya menggandeng Arsenal FC dan sekolah sepakbola Prancis.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Beragam peti dibawa para pegawai VOC ketika berlayar kembali ke Belanda. Tak hanya menjadi tempat penyimpanan barang berharga, peti kayu ini turut menjadi penanda pangkat pegawai VOC
Beragam peti dibawa para pegawai VOC ketika berlayar kembali ke Belanda. Tak hanya menjadi tempat penyimpanan barang berharga, peti kayu ini turut menjadi penanda pangkat pegawai VOC
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
transparant.png
bottom of page