top of page

Pom Bensin dari Apotek ke SPBU

Perkembangan mobil mendorong hadirnya tempat pengisian bahan bakar. Bila dulu bensin dibeli di apotek hingga pandai besi, kini di SPBU.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kendaraan sedang mengisi bahan bakar di SPBU di kawasan Bogor. (Fernando Randy/Historia.ID).

22 Agu 2022
2 menit membaca

Diperbarui: 25 Mar

KEHADIRAN Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi kebutuhan masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. SPBU tak pernah sepi dari para pengendara yang hendak mengisi bahan bakar yang saat ini tengah menjadi sorotan publik karena harganya akan naik.


Melihat jauh ke belakang, kemunculan SPBU berkaitan dengan perkembangan mobil dari masa ke masa. Mengutip Britannica, seorang insinyur asal Prancis, Nicolas-Joseph Cugnot disebut sebagai orang pertama yang merancang mobil pada 1769. Kendaraan itu beroda tiga, berukuran besar, dan bertenaga uap.


Pembuatan mobil terus disempurnakan hingga pada 1876 Nikolaus August Otto menciptakan mesin dengan empat dorongan pembakaran. Beberapa tahun kemudian, pada 1885, Karl Friedrich Benz menciptakan mobil beroda tiga yang bekerja menggunakan penggerak mesin empat langkah, satu silinder, dan berbahan bakar bensin yang disebut ligroin.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Wajib dilalui, karantina di Pulau Kamaran meninggalkan kesulitan tersendiri bagi para calon haji di masa lalu.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
transparant.png
bottom of page