- Nugroho Sejati
- 20 Nov 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 21 Nov 2025
YURI Melnik, pria paruh baya asal Uni Soviet, berjalan menyusuri jalanan Jakarta sambil menenteng kamera Canon Canonet QL19. Melihat Patung Dirgantara, dia berhenti sejenak, mengarahkan kameranya, lalu memotret. Saat itu sekira pertengahan 1960. Lalu lintas Jakarta masih lengang. Tak terlihat antrean kendaraan yang mengular seperti sekarang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












