- Amanda Rachmadita
- 7 Feb 2025
- 6 menit membaca
Diperbarui: 29 Des 2025
LEBIH dari dua tahun Pramoedya Ananta Toer dipenjara Belanda karena menyebarkan pamflet-pamflet dan majalah perlawanan di masa revolusi. Pram akhirnya keluar dari penjara Bukit Duri, Jakarta pada 3 Desember 1949. Usai menghirup udah bebas, sastrawan kelahiran Blora, 6 Februari 1925 itu kembali menata hidupnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











