top of page

Propaganda Sekutu di Indonesia

Tak hanya diplomasi dan tempur, Sekutu juga melakukan propaganda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

The Evening News, satu dari dua koran yang dijadikan media propaganda Sekutu selama menduduki Indonesia.

5 Nov 2018
5 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun 2025

PELABUHAN Tanjung Priok, pertengahan September 1945. Laksamana Muda W. R. Patterson, panglima senior Sekutu di Indonesia, memimpin kedatangan pasukan Sekutu (Inggris dan Belanda). Tugasnya melucuti pasukan Jepang serta menegakkan hukum dan menjaga ketertiban.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page