top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Propaganda Saudara Tua

Perang tak hanya melibatkan serdadu dan mesiu. Para seniman juga ambil bagian. Poster jadi senjata. Inilah poster-poster propaganda masa pendudukan Jepang di Indonesia.

19 Jan 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Poster Rise of Asia, 1940. (geheugenvannederland.nl).

  • 19 Jan 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 30 Des 2025

ONO SASEO, pelukis poster propaganda, terkatung-katung di laut lepas di sekitar Teluk Banten. Kapal yang ditumpanginya karam dihantam torpedo Sekutu. Pertempuran tengah berkecamuk. Selain kapal pengangkut pasukan itu, Jepang kehilangan satu kapal penyapu ranjau. Sementara Jepang menenggelamkan dua kapal penjelajah Sekutu, Houston, milik Amerika dan Perth milik Australia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page