top of page

Pulihnya Kekuasaan Melayu

Revolusi sosial menyingkirkan kekuasaan sultan-sultan Melayu. Demi melindungi kepentingan penduduk pribumi, didirikan Negara Sumatra Timur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pembentukan Negara Sumatra Timur di Medan. (gahetna.nl).

15 Jun 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 29 Jan

KABAR proklamasi kemerdekaan Indonesia baru sampai ke Sumatra pada Oktober 1945. Tengku Muhammad Hasan, yang diangkat jadi gubernur, berusaha menjalankan pemerintahan lokal. Namun, tantangan datang dari sultan-sultan Melayu, yang bukan hanya tak mengakui eksistensi Republik Indonesia, tetapi juga membentuk Perkumpulan Anak Deli Islam untuk melindungi kerajaan.


Untuk merangkul pihak kerajaan, Hasan mengangkat orang-orang kerajaan sebagai pejabat pemerintah. Hasan juga mengatakan Republik siap mengakui posisi istimewa raja-raja sebagai pengganti dukungan mereka kepada Republik. Tawaran itu tak mendapat tanggapan. Para pemuda gerah dengan kondisi ini. Meletuslah revolusi sosial pada Maret 1946.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
transparant.png
bottom of page