Diperbarui: 26 Agu
PERCERAIAN dapat menjadi solusi bagi individu (seringnya perempuan) untuk menyelamatkan dirinya dari kekerasan dalam rumah tangga. Ada banyak alasan di balik terjadinya perceraian. Salah satunya politis, seperti perceraian Ratu Bendara, putri Hamengkubuwono I, yang sempat menikah dengan Raden Mas Said (Mangkunegara I).
Hal ini sengaja dilakukan untuk memperkuat misi antara Raden Mas Said dan Mangkubumi, nama lain Hamengkubuwono I. Sebelumnya Mangkubumi dan Raden Mas Said merupakan satu kubu yang melawan Belanda dan Pakubuwono. Namun, kemudian terjadi perselisihan antara dua pembesar tersebut. Akibatnya, keduanya berjalan secara terpisah hingga Mangkubumi diberi kewenangan oleh VOC untuk berkuasa di Keraton Yogyakarta.
Perceraian Ratu Bendara dipicu oleh konflik antara suaminya (Mas Said) dan ayahnya (Hamengkubuwono I). Konflik tersebut semakin memanas usai Perjanjian Salatiga (1757), yang membuat Raden Mas Said dinobatkan menjadi Adipati Mangkunegara I dengan kekuasaan bernama Mangkunegaran.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















