top of page

Reaksi Moskow dan Kedutaan Soviet Usai Prahara G30S

Kantor-kantor perwakilan Soviet tak segawat kantor-kantor perwakilan RRC. Moskow justru insecure soal utang miliaran dolar Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kedutaan Rusia yang dahulu adalah Uni Soviet. (X@RusEmbJakarta).

14 Okt 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 9 Des 2025

IBUKOTA Jakarta mencekam setelah Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965. Aparat militer juga memberlakukan jam malam guna pemulihan keamanan. Namun, aktivitas Kedutaan Besar Uni Soviet (kini Rusia) di kawasan Jakarta Selatan masih berjalan seperti biasa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
transparant.png
bottom of page