Diperbarui: 4 hari yang lalu
DINIHARI 22 Juni 2024, sampailah KRI Dewaruci –yang membawa rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah– di Teluk Sabang. Kapal latih TNI AL itu tiba lebih cepat lantaran mendahului jadwal demi kenyamanan pelayaran.
Lantaran mendahului jadwal pula, Dewaruci tak bisa langsung sandar di pelabuhan. Maka para awak Dewaruci harus sabar menunggu untuk sandar pada hari berikutnya. Jadi keindahan Sabang nan mungil itu untuk sehari ini hanya bisa dilihat dari kapal saja.
Kendati kecil dan tidak seramai Jawa, Sabang dikenal bangsa Indonesia sebab ada lagu “Dari Sampai Merauke”. Sabang yang berada di ujung barat-laut dianggap sebagai titik nol Republik Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















