top of page

Satgas Flu Spanyol di Hindia Belanda

Selama pandemi Flu Spanyol melanda Hindia Belanda, pemerintah kolonial membentuk gugus tugas untuk menanggulangi penyebaran virus di masyarakat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kondisi bangsal pasien Flu Spanyol di Amerika tahun 1918 (Wikimedia Commons)

24 Jul 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Agu

PANDEMI Covid-19 di Indonesia telah berjalan selama lebih dari satu tahun lamanya. Tercatat hampir tiga juta orang terpapar virus tersebut. Hingga Juli 2021, sebagaimana dikutip laman covid.go.id, pasien meninggal di Indonesia telah menembus angka 76 ribu jiwa. Sementara pasien sembuh mencapai 2,3 juta jiwa.


Pemerintah Indonesia terus berupaya menanggulangi bencana kesehatan global ini. Berbagai cara pun dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus di masyarakat, seperti membatasi kegiatan di luar rumah, memberlakukan jam malam, mengesahkan aturan baru tentang pandemi, hingga mengadakan vaksinasi. Upaya lain dari pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini adalah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.


Secara resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 dibentuk pada 13 Maret 2020, melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pembentukan Gugus Tugas itu bertujuan untuk meningkatkan ketahanan nasional di bidang kesehatan; mempercepat penanganan Covid-19; mengantisipasi penyebaran virus; serta meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons Covid-19.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page