- 26 Agu 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 13 Feb
SETELAH Agustus 1949, perang antara Republik Indonesia dengan Kerajaan Belanda mulai mereda karena ada gencatan senjata pasca-Perjanjian Roem-Roijen. Banyak daerah mulai aman dari baku tembak kedua belah pihak. Masa itu adalah masa yang aman untuk terbang.
“Kami terbang dari Padang ke Pekanbaru,” aku perwira cadangan Letnan Dua Gerard Pikkert.
Bersama Kopral Looyen, Letda Pikkert terbang pada 22 Oktober 1949, beberapa bulan setelah gencatan senjata. Mereka naik pesawat kecil Pipercub.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












