top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Senjakala Balai Budaya

Balai Budaya sempat menjadi tempat para seniman papan atas menghelat berbagai kegiatan seni dan budaya. Kini kondisinya memprihatinkan.

23 Jul 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pembukaan pameran lukisan “Titik Kumpul” di Balai Budaya, 22 September 2016. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

  • 24 Jul 2025
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

ORANG-orang ceria. Obrolan, canda, dan tawa silih berganti keluar dari mulut mereka. Alunan musik menambah suasana asyik. Sajian ringan dari tuan rumah, mulai kopi hingga bubur sumsum, membuat mereka kian betah. Suasana itu berlangsung di halaman Balai Budaya di Jalan Gereja Theresia 47, Menteng, Jakarta saat pembukaan pameran lukisan bertajuk “Titik Kumpul”, 22 September 2016.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page