- 28 Jul
- 8 menit membaca
AURA kekuasaannya masih utuh kala Raja Agamemnon (diperankan Benny Safdie) menyusuri pesisir pantai Troya menuju kapalnya. Odysseus (Matt Damon), panglimanya yang paling dihormatinya, menyertai di belakangnya. Begitu sang raja berbalik badan untuk berpisah, Odysseus berlutut sebagai penghormatan lalu sang raja memeluknya.
Adegan tersebut “menghiasi” film The Odyssey terbaru garapan sineas Christopher Nolan. Filmnya diadaptasi dari syair karangan penyair Yunani Homerus dengan tajuk serupa. Syairnya dituliskan Homerus sekitar abad ke-8 Sebelum Masehi (SM) dalam 24 buku sekaligus jadi sekuel bagi syair epik sebelumnya, Iliad.
Iliad berpusar pada kisah penculikan Helen, istri Raja Sparta Menelaus yang merupakan adik Agamemnon, oleh Pangeran Paris dari Troya. Maka Agamemnon sebagai raja yang membawahi semua kerajaan di Yunani, memerangi Troya sembari dibumbui perseteruan Agamemnon dengan Achilles selama Perang Troya. Adapun Odyssey berkisah tentang perjalanan panjang sekaligus mati-matian Odysseus untuk pulang pasca-Perang Troya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















