top of page

Sniper Indonesia Tewaskan Ratusan Tentara Belanda

Penembak jitu adalah momok bagi tentara musuh. Pun para penembak jitu Indonesia, yang memangsa ratusan serdadu Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi sniper. Seorang Jerman di Uni Soviet dalam Perang Dunia II. (Bundesarchiv/Wikipedia)

  • 17 Agu 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 23 Jun

KETERBATASAN senjata dan amunisi tentu membuat kombatan Republik Indonesia harus bisa berhemat dalam memakai peluru. Bertempur seperti penembak jitu (Inggris: sniper; Belanda: sluipschutter) tentu menjadi cara terbaik bagi kombatan Indonesia di Perang Kemerdekaan. Satu nyawa musuh cukup dengan satu peluru saja.

 

Tapi, hanya sedikit pejuang Indonesia yang pernah mendengar istilah sniper atau sluipschutter, apalagi paham konsep kerja mutakhirnya. Terlebih era-era sebelumnya. Termasuk orang yang menembak Jenderal Mayor Johan Harmen Rudolf Köhler (1818-1873) ketika sedang memantau pertempuran di bawah pohon depan Masjid Raya Aceh, sebagaimana disebut Daoed Joesoef dalam Dia dan Aku dan Anton Stolwijk dalam Aceh: Kisah Datang dan Terusirnya Belanda dan Jejak Yang Ditinggalkan.

 

Kohler tentu bukan satu-satunya militer Belanda yang jadi korban sniper di Indonesia. Terlebih dalam Perang Kemerdekaan, korban sniper Indonesia jauh lebih banyak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Bantuan ekonomi seperti pemenuhan kebutuhan pokok, garam, gula, dan minyak menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Ibu.
Bantuan ekonomi seperti pemenuhan kebutuhan pokok, garam, gula, dan minyak menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Ibu.
Berawal dari tim buruh pabrik, kini Bayer Leverkusen kembali di ambang torehan “treble”. Sempat diejek dengan julukan “Neverkusen”.
Berawal dari tim buruh pabrik, kini Bayer Leverkusen kembali di ambang torehan “treble”. Sempat diejek dengan julukan “Neverkusen”.
Tak terima seorang warganya tewas di tangan pejuang pembebasan Palestina, pemerintahan Ronald Reagan melakukan pembalasan.
Tak terima seorang warganya tewas di tangan pejuang pembebasan Palestina, pemerintahan Ronald Reagan melakukan pembalasan.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Patung Ratu Mesir Nefertiti menjadi sumber perselisihan Jerman dan Mesir selama puluhan tahun.
Patung Ratu Mesir Nefertiti menjadi sumber perselisihan Jerman dan Mesir selama puluhan tahun.
Setiap revolusi menimbulkan efek yang luar biasa. Tak terkecuali revolusi mode yang seksi-seksi.
Setiap revolusi menimbulkan efek yang luar biasa. Tak terkecuali revolusi mode yang seksi-seksi.
transparant.png
bottom of page