top of page

Delapan Kesamaan Diponegoro dan Sukarno

Diponegoro dan Sukarno, tokoh termasyhur dalam sejarah Indonesia. Keduanya memiliki banyak kesamaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarno ziarah ke makam Diponegoro dalam video propaganda zaman pendudukan Jepang.

  • 24 Agu 2015
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul 2025

SEJARAH Indonesia diwarnai oleh para tokoh. Tetapi, hanya dua sosok yang bisa melampaui batas diri mereka sebagai manusia dalam 200 tahun terakhir. Mereka adalah Pangeran Diponegoro (1785-1855) dan Sukarno (1901-1970).


Demikian dikemukakan sejarawan Peter Carey dalam seminar “Memaknai 70 tahun Kemerdekaan Indonesia di Tengah Dunia yang Berubah dalam Perspektif Sejarah,” di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, 20 Agustus 2015.


Selama lebih dari 30 puluh tahun, Carey meneliti Diponegoro dan menulis biografinya yang telah diterjemahkan, Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama Jawa, 1785-1855(tiga jilid setebal 1.456 halaman). Versi singkatnya, Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855).


“Keduanya akhirnya meninggal dalam situasi yang sangat tragis, tapi itu sendiri menjadi salah satu bagian hidup yang melampaui batas diri mereka sebagai manusia,” ujar Carey. Menurut Carey, ada banyak kesamaan Diponegoro dan Sukarno, di antaranya sebagai berikut:


Takdir

Sejak lahir, keduanya sudah memiliki takdir. Ibunya membawa bayi Diponegoro kepada eyang buyut Mangkubumi, yang meramalkan: “Jagalah baik-baik anak ini, sebab anak ini akan mengakibatkan lebih banyak kerusakan kepada Belanda daripada yang saya lakukan sendiri dalam Perjanjian Giyanti.”


Saat Sukarno lahir, ibunya telah menakdirkannya sebagai putra sang fajar. Orang yang akan memimpin bangsanya keluar dari penjajahan.


Garis keturunan di luar Jawa

Diponegoro dan Sukarno bukan Jawa tulen. Sukarno keturunan Bali-Jawa Timur. Ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai, keturunan bangsawan Bali. Sedangkan, Diponegoro memiliki garis keturunan Madura-Nusa Tenggara Barat. Dia masih trah dari Sultan Abdul Kadir I yang mendirikan Kesultanan Bima.


Figur berpengaruh

Dalam perjalanan hidup keduanya, ada sosok penting yang berpengaruh. Diponegoro dipengaruhi sosokeyang buyut yang mengasuhnya, Raden Ayu Serang. Sedangkan Sukarno mempunyai Sarinah, pengasuhnya saat kecil dan kemudian gurunya, H.O.S Tjokroaminoto.


Keduanya pun memiliki pendamping hidup yang berbobot. Sukarno didampingi istrinya, Inggit Garnasih. Sosok yang mengantarkan Sukarno ke pintu gerbang kemerdekaan. Diponegoro didampingi oleh dua istrinya yang paling setia: Raden Ayu Maduretno mendampinginya selama Perang Jawa dan Raden Ayu Ratnaningsih menemaninya dalam pembuangan di Manado.


Figur yang membara dan mempesona

Keduanya adalah ahli pidato yang mengesankan. Hal ini tidak diragukan lagi terdapat dalam diri Sukarno. Sedangkan Diponegoro, dalam sebuah bait babad Jawa kuno, dijelaskan bahwa Diponegoro bisa berbicara dengan siapa pun dan semua orang mencintainya.


Jalan hidup ditentukan politik internasional

Riwayat hidup keduanya ditentukan oleh politik internasional. Empat tahun sesudah Diponegoro lahir di dalam keraton, meledak Revolusi Perancis (1789). Tiga belas tahun sesudah Sukarno lahir, pecah Perang Dunia I (1914). Situasi tersebut membentuk satu dunia baru yang akan dijalani oleh keduanya.


Ratu Adil

Keduanya memiliki panggilan sebagai Ratu Adil. Diponegoro menempatkan dirinya sebagai Ratu Adil karena panggilan untuk menegakkan panji Islam dan kesejahteraan rakyatnya. Diponegoro mampu menggabungkan bangsawan sampai rakyat kecil dalam perang suci melawan Belanda dan sistem kolonialisme. Sukarno mampu menjelaskan usaha kemerdekaan dengan mitos-mitos Jawa yang mudah dipahami dan diikuti oleh rakyat.


Akhir hidup yang tragis

Diponegoro dan Sukarno sama-sama mengakhiri hidup dalam pengasingan, jauh dari rakyatnya. Diponegoro diasingkan ke Manado lalu Makassar hingga akhir hayatnya. Sukarno selama 18 bulan menjadi tahanan rumad di Wisma Yaso sebelum kematiannya.


Warisan

Sukarno meninggalkan karya maha penting Di Bawah Bendera Revolusi. Dari karya inilah dimuat buah-buah pikirannya tentang nation dan character building bangsa Indonesia. Diponegoro mewariskan kitab Babad Diponegoro.


Menurut Carey, Babad Diponegoro mencatat gagasan dan cara berpikir Diponegoro bukan sebagai pangeran yang agung melainkan sebagai seorang inlandeer yang saleh. Hal ini diakui oleh orang-orang Belanda yang menyalinnya. Babad Diponegoro bahkan telah dinyatakan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan kekayaan intelektual dunia.


“Di antara anda sekalian, mungkin tidak ada yang pernah membaca apa itu Babad Diponegoro. Dari sinilah awal sebuah akhir,” tutup Carey.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Lika-liku perjalanan hidup pelatih bulutangkis putri jempolan. Kena imbas peristiwa G30S sampai Revolusi Kebudayaan di Tiongkok. Sukses di lapangan dan melahirkan banyak bintang.
Lika-liku perjalanan hidup pelatih bulutangkis putri jempolan. Kena imbas peristiwa G30S sampai Revolusi Kebudayaan di Tiongkok. Sukses di lapangan dan melahirkan banyak bintang.
Kasultanan Yogyakarta memberi jaminan keselamatan kepada rakyat yang melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya. Dituangkan dalam dua peraturan.
Kasultanan Yogyakarta memberi jaminan keselamatan kepada rakyat yang melakukan perjalanan jauh dari tempat tinggalnya. Dituangkan dalam dua peraturan.
Seperti negara-negara Asia lainnya, Bahrain mengenal sepakbola dari penjajah Inggris. Sudah dua kali timnasnya memberi pil pahit buat Indonesia.
Seperti negara-negara Asia lainnya, Bahrain mengenal sepakbola dari penjajah Inggris. Sudah dua kali timnasnya memberi pil pahit buat Indonesia.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
transparant.png
bottom of page