top of page

Tak Kuasa Mencegah Punah

Habitat mereka didesak, satu per satu digasak. Kini, banyak flora dan fauna Indonesia terancam punah oleh perburuan dan perdagangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Burung cenderawasih yang dijuluki burung surga. (Tropenmuseum).

12 Jun 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 12 Des 2025

LAPANGAN Banteng, Jakarta, dulu benar-benar ada bantengnya. Sekira 1644, ketika Gubernur Jenderal Joan Maetsuycker menjabat, dia kerap berburu banteng di lapangan yang kala itu masih belantara. Tak tanggung-tanggung, sekali berburu dia mengerahkan 800 orang untuk membantunya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page