top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tanpa Pajak, Palembang Kaya

Bukan pajak yang membuat Palembang kaya, tapi lada dan timah. Perdagangan adalah sumber kekayaannya.

4 Jun 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Singgasana raja di Kesultanan Palembang. (D.W. Fisher-Freberg/Wikipedia)

  • 4 Jun 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 4 Mar

SEBAGAIMANA banyak sungai di Indonesia, Sungai Musi di Palembang sedang dalam keadaan tak baik. Salah satu penyebabnya adalah perubahan lahan basahnya untuk dijadikan lahan berbagai kepentingan ekonomis. Akibatnya, fungsi ekologis sungai berubah. Pada gilirannya, tak hanya lingkungan alam yang terdampak tapi juga manusia di sekitarnya.


“Bukan tidak mungkin dalam lima tahun ke depan, masyarakat di lahan basah Sungai Musi mengalami krisis pangan dan tidak punya pendapatan lagi dari hasil alam. Infrastruktur seperti pembangunan jalan dan rumah mungkin sulit untuk dicegah, tapi sebaiknya menggunakan tiang seperti yang dilakukan masyarakat di masa lalu,” ujar Dr. Yulian Junaidi dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, dikutip mogabay.co.id, 8 Mei 2024.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Hidayat Martaatmadja memutuskan pensiun dari KNIL setelah menyaksikan penindasan Belanda terhadap bangsanya. Dia beperan dalam pendirian PDRI.
bottom of page