top of page

Tekanan Jepang pada Media

Meski dijalankan oleh wartawan Indonesia, Jepang menaruh shidooin untuk mengawasi redaksi Asia Raya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Koran Asia Raya terbit pada masa pendudukan Jepang. (Wikimedia Commons).

18 Jun 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

BEGITU Jepang menguasai Indonesia, suratkabar berbahasa Belanda tak terbit lagi. Kantor berita Belanda Aneta kosong ditinggalkan karyawannya. Hanya suratkabar berbahasa Melayu dan bahasa daerah yang masih boleh terbit, seperti harian Pemandangan, Tjahaja Timoer, dan Berita Oemoem.


Namun demikian, Jepang melakukan pengawasan ketat. Isi berita harus sesuai dengan sudut pandang mereka. Untuk bisa meliput, para wartawan dan insan media diberi tanda khusus di lengan berupa tulisan beraksara kanji Shimbun Hito atau Shimbun Jin (orang pers).


“Tanda ini memberi kebebasan bergerak dan bahkan boleh lewat dengan aman kalau harus melewati pos-pos piket di gardu monyet,” kenang wartawan senior BM Diah dalam biografinya BM Diah, Wartawan Serba Bisa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
transparant.png
bottom of page