top of page

Try Sutrisno Harapan Djatikusumo

Sempat tidak lulus tes calon taruna, Try Sutrisno kemudian masuk pendidikan zeni. Karier militernya sampai puncak bahkan menjadi wakil presiden.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Try Sutrisno ketika menjadi ajudan Presiden Soeharto. (soeharto.co).

  • 22 Des 2022
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 15 Nov 2025

TRY Sutrisno merintis masuk dunia tentara dengan menjadi tobang pada masa revolusi kemerdekaan. Tobang adalah pesuruh tentara yang bertugas membersihkan alat militer, menyiapkan makan, dan membelikan rokok untuk tentara. Tak hanya itu, ia bahkan pernah dipercaya menjadi mata-mata yang menyusup ke daerah pendudukan tentara Belanda.


Setelah perang kemerdekaan selesai, anak Soebandi itu kembali ke sekolah.Bermodal ijazah SMA bagian B (ilmu pasti dan ilmu alam) di Surabaya, Try Sutrisno kembali ke dunia tentara. Ketika ia masih SMA, Akademi Militer di Magelang belum dimulai. Ia pun mendaftar masuk ke sekolah calon perwira Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) di Bandung.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
transparant.png
bottom of page