top of page

Upaya Menggali Inspirasi Lewat Film Kadet 1947

Petite histoire keberanian pelajar-pelajar AURI di masa revolusi yang diangkat ke layar perak bertajuk “Kadet 1947”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Film "Kadet 1947" mengangkat kisah pemboman udara pertama Indonesia di masa revolusi fisik (Foto: Instagram @kadet1947)

  • 16 Apr 2020
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 1 Jul

PERJUANGAN kemerdekaan negeri ini tak melulu berisi kisah-kisah heroisme dari peperangan di darat. Ada pula para pemuda di masa itu bertaruh nyawa di udara. Epos pemboman yang dilakukan para kadet Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI, kini TNI AU) 73 tahun lampau itulah yang bakal diangkat ke layar lebar dengan tajuk Kadet 1947.


Adalah Temata Studios yang menggarap petite histoire (sejarah kecil) yang tak pernah atau jarang tertera di buku pelajaran sejarah zaman kiwari itu. Film yang juga didukung TNI AU itu bakal dikemas dengan drama berlabel “inspired by true story” oleh duet sineas muda Rahabi Mandra dan Aldo Swastia.


“Cerita ini memang berdasarkan zaman Agresi Militer Belanda (pertama). Serangan dilakukan para kadet yang notabene masih amatir. Tapi semangat ini yang ingin kita bagikan. Ini semacam untold story karena kisah mereka ini bukan cerita yang besar seperti cerita-cerita Jenderal Sudirman, tetapi kisah mereka dapat membangkitkan semangat bagi gerakan-gerakan (perjuangan) yang lain,” kata produser Celerina Judisari dalam konferensi pers virtual via platform video conference Zoom, Rabu (15/4/2020).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
transparant.png
bottom of page