top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menjelaskan Kontroversi-Kontroversi Bung Karno

Sejak awal Orde Baru sudah dilakukan desukarnoisasi, menghilangkan atau mengurangi peran Sukarno dalam sejarah Indonesia, termasuk dalam penciptaan Pancasila.

26 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi oleh M.A. Yusuf/Historia.ID

  • 27 Des 2024
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 21 Nov 2025

SELAMA hampir 60 tahun telah terjadi rekayasa sejarah terhadap Sukarno, Presiden Republik Indonesia yang pertama. Rekayasa itu menimbulkan kontroversi sejarah. Ada kontroversi ringan yang dapat dijelaskan dengan mudah misalnya tentang kota kelahiran Bung Karno. Termasuk peristiwa yang didukung oleh sebuah dokumen namun diragukan kesahihannya misalnya harta Sukarno di Amerika Serikat atau Swiss. Disebut kontroversi berat bila rekayasa itu berlangsung sangat lama sampai puluhan tahun seperti kelahiran Pancasila atau memang sulit mengatasinya melalui aturan perundang-undangan seperti TAP no XXXIII MPRS/1967.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Try Sutrisno, Wapres Paling Beken di Era Orde Baru

Try Sutrisno, Wapres Paling Beken di Era Orde Baru

Try Sutrisno mencapai puncak popularitasnya ketika dicalonkan sebagai wakil presiden. Dikenal sebagai sosok yang hangat dan merakyat.
Jalan Cornelis Speelman Menjadi Gubernur Jenderal

Jalan Cornelis Speelman Menjadi Gubernur Jenderal

Cornelis Janszoon Speelman dipandang sebagai pahlawan VOC setelah memenangkan Perang Makassar. Jalan Speelman menjadi Gubernur Jenderal semakin terbuka lebar.
Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Enam kali Ali Khamenei dipenjara rezim Pahlavi dan disiksa SAVAK. Jadi korban percobaan pembunuhan tak lama pasca-Revolusi Islam 1979.
Cat Stevens Masuk Islam

Cat Stevens Masuk Islam

Dia terus bermusik setelah masuk Islam. Kemanusiaan sangat penting baginya.
Serangan Umum 1 Maret

Serangan Umum 1 Maret

Pada 1 Maret 1949, TNI menyerang Belanda. Meski TNI hanya enam jam menguasai Yogyakarta, TNI berhasil mematahkan propaganda Belanda.
bottom of page