top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jalan Sunyi Asvi Warman Adam Meluruskan Sejarah

Dedikasi eks jurnalis olahraga yang membuka pintu pelurusan isu kontroversial Prahara 1965 hingga peranan Tionghoa dalam sejarah Indonesia.

7 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Prof. Dr. Asvi Warman Adam yang purna bakti sebagai peneliti senior Pusat Riset Politik BRIN. (Historia.ID).

Diperbarui: 6 Jan

SUDAH lebih dari empat dekade Prof. Asvi Warman Adam menggeluti riset sejarah. Karya-karyanya sering jadi rujukan, terutama jika sudah menyoal isu kontroversial Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S). Seiring masa purna baktinya di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Asvi terus mengadvokasi pelurusan isu-isu Tionghoa dalam sejarah Indonesia. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page