top of page

10 Bedil Batalyon X Musuh Pejuang di Jakarta

Berkat lagak garang dan aksi snipernya, tangsi ini selamat dari gempuran Republiken. Modal awalnya 10 pucul bedil pendek.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Batalyon "Andjing NICA" menjadi lawan para pemuda-pejuang di Jakarta awal kemerdekaan Indonesia. Bekas tangsinya kemudian jadi Hotel Borobudur. (Nationaal Archief)

  • 18 Agu 2025
  • 2 menit membaca

HOTEL di sisi selatan Lapangan Banteng itu kini termasuk salah satu hotel mewah di ibukota. Hotel Borobudur namanya. Meski baru terwujud tahun 1974, ia telah diwacanakan sejak 1962 dan Bung Karno sempat ingin menamakannya Hotel Banteng. Sebagian lahan Hotel Borobudur dulunya adalah tangsi atau asrama tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL).

 

“Sebelum datangnya tentara Jepang ke Indonesia, tangsi ini tempat dari Batalyon Kesepuluh,” terang Hadjiwibowo dalam Anak Orang Belajar Hidup, Volume 3.

 

Di masa pendudukan Jepang, tangsi tersebut dijadikan kamp tawanan perang. Hadjiwibowo yang pernah menjadi petinggi Unilever Indonesia adalah salah satu tawananya. Dia ditawan karena taruna akademi Angkatan Laut Belanda di Surabaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
transparant.png
bottom of page