top of page

Aksi-aksi Zionis Israel Menodai Masjid Al-Aqsa

Sejak Yerusalem dikuasai zionis Israel, Masjid Al-Aqsa berulangkali dinodai. Pernah rusak berat dan harus diperbaiki puluhan pemahat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Masjid Al-Aqsa di kawasan Al Haram al-Syarif, Yerusalem (tika.gov.tr)

29 Apr 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 6 Agu

SEKIRA 250 ribu jamaah yang menyesaki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina, mendirikan shalat tarawih berjamaah dengan khusyuk di malam Lailatul Qadar, Rabu (27/4/2022) waktu setempat. Pelaksanaan ritual itu berjalan lancar walau di luar kompleks masjid, di jalan-jalan Kota Tua Yerusalem, maupun di pos jaga Qalandia tetap diawasi pasukan Israel dengan ketat. Pun ketika selesai, 250 ribu jamaah itu keluar dari kompleks Al-Aqsa dengan tertib.


Pengawalan pasukan itu merupakan realisasi dari pernyataan pemerintah Israel yang mengklaim akan tetap mempertahankan status quo kompleks Masjid Al-Aqsa yang steril dari non-muslim. Kompleks Masjid Al-Aqsa sendiri berlokasi di kawasan Har Bayit (Bukit Kuil, sebutan Yahudi) atau Al-Haram ash-Sarif (Tempat Suci, sebutan Arab) yang merupakan kawasan suci bagi tiga agama samawi: Islam, Yahudi, dan Kristen. Selain kompleks Al-Aqsa, di sana juga terdapat Tembok Ratapan yang jadi tempat suci Yahudi.


Suasana tarawih Rabu itu berbeda dengan suasana dua pekan lalu, yang penuh teriakan dan jeritan muslim Palestina maupun letupan senjata pasukan Zionis Israel. Pada Jumat pagi, 15 April 2022, kompleks Al-Aqsa diserbu pasukan Israel. Dengan arogan pasukan Israel menggeruduk masjid, menahan 400 orang, dan melukai 150 lainnya dengan granat kejut dan peluru karet.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page