- 27 Sep 2020
- 6 menit membaca
Diperbarui: 10 Jul
SETELAH Olimpiade Tokyo 2020, turnamen bulutangkis bergengsi Thomas dan Uber Cup tahun ini juga terpaksa diundur ke tahun 2021 gegara pandemi virus corona. Thomas dan Uber Cup 2020 sebelumnya dijadwalkan digelar di Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober 2020. Pandemi membuat lima dari 16 negara pesertanya satu per satu mengundurkan diri. Dipelopori Thailand, Australia, China Taipei (Taiwan), Korea Selatan, dan Indonesia mengikuti. Induk bulutangkis dunia BWF pun pada 15 September 2020 memutuskan menunda turnamen dengan jadwal yang belum ditentukan.
Thomas Cup merupakan salah satu lambang supremasi bulutangkis internasional. Indonesia sebagai pengoleksi terbanyak sudah 18 tahun atau delapan edisi puasa gelar.
Kenyataan itu turut disayangkan legenda tunggal putra Alan Budikusuma. Pasalnya, Thomas Cup punya kenangan tersendiri di lemari ingatannya. Alan menjadi bagian dari pahit-getir perjuangan tim Indonesia dalam Thomas Cup 1992 di Kuala Lumpur.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















