top of page

Amoroso Katamsi Berperan Jadi Soeharto

Awalnya jadi pemeran cadangan. Amoroso Katamsi akhirnya terpilih menjadi pemeran Soeharto.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Amoroso Katamsi memerankan Panglima Kostrad Mayjen TNI Soeharto dalam film Pengkhianatan G30S/PKI.

18 Apr 2018
3 menit membaca

LAKSAMANA Pertama TNI (Purn.) dr. Amoroso Katamsi meninggal dunia di RSAL Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada 17 April 2018, pukul 01.40 WIB. Dokter dan psikiater TNI AL ini mulai terjun ke dunia film pada 1976. Namanya melambung setelah memerankan Panglima Kostrad Mayjen TNI Soeharto dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984). Film propaganda Orde Baru ini menjadi tontonan wajib setiap tahun, diputar setiap 30 September di TVRI dan dipancarluaskan oleh stasiun televisi swasta.


Amoroso dipilih sebagai pemeran Soeharto karena bersahabat dengan sutradara Arifin C. Noer sejak masih di Yogyakarta dalam sebuah kelompok teater. Dia juga anggota Teater Kecil yang didirikan Arifin pada 1968.


Dalam wawancara dengan majalah Pertiwi, 1989, Amoroso mengungkapkan bahwa pada tahap persiapan pembuatan film Pemberontakan G30S/PKI, Arifin mencari pemain yang mirip dengan tokoh-tokoh yang berperan dalam peristiwa sejarah itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page