top of page

Anarkisme dalam Perang Sipil Spanyol 1936

Kaum anarkis di Spanyol pernah bergabung dengan pemerintah melawan fasisme. Empat orang anarko-sindikalis menjabat menteri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Milisi CNT-FAI di Barcelona pada Juli 1936. (Wikimedia Commons).

15 Apr 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Mei

KETIKA Perang Sipil Spanyol bergejolak (1936-1939), berbagai gerakan kiri di Spanyol bersatu melawan pemberontakan militer yang dipimpin oleh Fransisco Franco. Kaum anarkis, yang telah lama aktif dalam gerakan buruh Spanyol memiliki peranan penting dalam pertempuran itu.


Perang ini diawali ketika para jenderal Spanyol memulai pemberontakan militer pada Juli 1936. Sejak itu pula, para pekerja dan petani Spanyol telah merespon mereka dengan revolusi sosial. Sebagian besar revolusi sosial inipun bersifat anarkis.


Murray Bookchin dalam To Remember Spain: The Anarchist and Syndicalist Revolution of 1936, menyebut selama beberapa bulan pertama pemberontakan militer, pekerja sosialis di Madrid juga sering bertindak secara radikal seperti yang dilakukan para pekerja anarko-sindikalis di Barcelona.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
transparant.png
bottom of page