top of page

Mengenang Aksi Maradona di Jakarta

Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 29 Nov 2020
  • 2 menit membaca

Dunia sepakbola berduka. Diego Armando Maradona, maestro sepakbola berjuluk "si tangan Tuhan" itu wafat. Dia meninggal setelah penyakit menggerogoti otak dan jantungnya. Operasi telah dilakukan, tapi tak mampu menyelamatkan mantan pemain sepakbola asal Argentina itu. Warga Argentina mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka.


Pengawalan ketat ketika Diego Maradona sampai di Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Pengawalan ketat ketika Diego Maradona sampai di Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Anak-anak menyambut kedatangan Maradona dengan memakai jersey Argentina pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Anak-anak menyambut kedatangan Maradona dengan memakai jersey Argentina pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).

Selama karier profesionalnya, Maradona menghabiskan banyak waktu dalam hidupnya untuk berkeliling dunia. Dia menyinggahi banyak negara. Setelah pensiun pun demikian.Salah satunegara yang pernah dikunjunginya adalah Indonesia. Dia datang ke sini pada 2013 lalu untuk memberikan klinik kepelatihan singkat.


Maradona saat menyambut tangan seorang fans di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat menyambut tangan seorang fans di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat memberikan sambutan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat memberikan sambutan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat membagikan bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat membagikan bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).

Pemain yang membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 tersebut memperoleh sambutan luar biasa di Jakarta. Dimulai dari bandara Sukarno-Hatta sampai ke Stadion Utama Gelora Bung Karno.


Tapi kunjungan Maradona sedikit tercoreng. Jadwalnya berantakan. Maradona urung berbagi tips dan trik bermain sepakbola kepada anak-anak Indonesia. Padahal banyak anak telah menunggu. Dia hanya membagikan bola yang sudah ditandatanganinnya.


Aksi Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam.  (Fernando Randy/Historia.id).
Aksi Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam.  (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat memberikan tanda tangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona saat memberikan tanda tangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Aksi anak-anak saat menyambut Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Aksi anak-anak saat menyambut Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Pengawalan ketat kepada Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Pengawalan ketat kepada Maradona di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona melabaikan tangan saat gala dinner di Jakarta pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona melabaikan tangan saat gala dinner di Jakarta pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona di Jakarta pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).
Maradona di Jakarta pada 2013 silam. (Fernando Randy/Historia.id).

Walau begitu, publik seolah memaklumi perilaku demikian. Mereka tahu Maradona legenda dunia. Dia bisa saja berperilaku seenaknya. Sekalipun begitu, orang-orang tetap memujanya. Ini tampak ketika Maradona wafat. Penghormatan terakhir dari masyarakat dunia terus mengalir kepada mantan pemain Napoli itu.


Maradona telah kembali kepada Tuhannya dan mengembalikan tangan Tuhan yang pernah dipinjamnya untuk menjebol gawang Inggris pada 1986. Ciao Diego!


Legenda sepakbola asal Argentina Diego Maradona wafat pada usia 60 tahun. (Fernando Randy/Historia.id).
Legenda sepakbola asal Argentina Diego Maradona wafat pada usia 60 tahun. (Fernando Randy/Historia.id).

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jauh sebelum kedatangan Belanda, tradisi literasi masyarakat Betawi telah berkembang pesat. Bahkan, mereka sudah mengenal penyewaan naskah.
bg-gray.jpg
Sebagai lulusan sekolah guru, Sudiro menghabiskan masa mudanya dengan menjadi guru sekaligus aktivis pergerakan nasional.
bg-gray.jpg
Selain jago catur, Sudiro muda mengisi hari-harinya semasa sekolah dengan aktif dalam pergerakan Jong Java dan kepanduan.
bg-gray.jpg
Kelahirannya disambut gembira oleh kakeknya sebagai cucu pertama. Diberinya nama Sudiro yang berarti berani. Selamat dari wabah Flu Spanyol.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
transparant.png
bottom of page