top of page

Merambah Indahnya Kain Tenun Nusantara

Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jumpa pers acara ?LANGGAM 15: Lima Belas Tahun Cita Tenun Indonesia untuk Negeri? di The Dharmawangsa, Jakarta, 7 November 2023. Tampak berbagai kain tenun tradisional pada latar belakang. Foto; Riyono Rusli/Historia.id

9 Nov 2023
3 menit membaca

Aneka kain tenun dari berbagai daerah di Indonesia tampak memikat mata. Ada kain ulos dari Sumatra Utara, songket Palembang dengan kerlap-kerlipnya yang mempesona. Dari Jawa Tengah tampak kain lurik.


Salah satu yang mencuri perhatian ialah tenun Sambas dari Kalimantan Barat. Kainnya berwarna dasar hijau berhiaskan corak Melayu-Kalimantan dengan sulaman benang emas. Perlu waktu dua bulan untuk menghasilkan satu kain tenun ini.  


“Kalau dari Sambas, pinggirannya itu pakai benang putih dengan tumpalnya yang di tengah itu pucuk rebung. Sedangkan motifnya, ada yang bentuk mawar, ada yang serong, ada yang berturus, dan ada yang bertabur. Zaman dahulu itu kan belum dikasih benang emas, tapi sekarang kami modifikasi,” jelas Nurleila, perajin tenun songket Sambas dalam acara “LANGGAM 15: Lima Belas Tahun Cita Tenun Indonesia untuk Negeri” di The Dharmawangsa, Jakarta, 7 November 2023.



Menurut Nurleila, produksi kain tenun sambas sempat mengalami mati suri pada dekade 1990-an. Persoalannya bermacam-macam. Mulai dari kesulitan bahan baku, kurangnya dukungan bagi perajin, hingga sepinya peminat. Para perajinnya sampai harus merantau ke Brunei Darussalam untuk memproduksi kain tenun Sambas. Namun, tenun Sambas mulai menggeliat lagi setelah sejumlah perajinnya tergabung dalam komunitas binaan Cita Tenun Indonesia (CTI).  


Kain Tenun Sambas dari Kalimantan Barat. Foto: Riyono Rusli/Historia.id.
Kain Tenun Sambas dari Kalimantan Barat. Foto: Riyono Rusli/Historia.id.

CTI adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh para perempuan Indonesia pecinta tenun pada 28 Agustus 2008. CTI bertujuan melestarikan tenun Nusantara sebagai warisan budaya tinggi. Program CTI mencakup pelestarian, pelatihan, dan pengembangan perajin tenun untuk memaksimalkan produksi lewat kerjasama dengan berbagai pihak. Pada tingkat lanjut, perajin kain tenun menjadi sebuah profesi yang diakui dengan adanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Tenun Indonesia. Sampai saat ini, CTI telah membina 28 sentra binaan di kabupaten-kota dari 14 provinsi di Indonesia.


 “(CTI) bermula dari para kolektor dari berbagai daerah. Pada saat itu, kami bermaksud untuk menjadikan perajin tenun itu tetap eksis, lebih sejahtera. Itu yang menjadi tujuan awal,” kata Sekretaris Jenderal CTI Intan Fauzi.  


Baca juga: Asal Usul Pakaian


Pewarnaan menjadi salah satu unsur penting pada kain tenun. Dalam khazanah kain tenun Nusantara, proses pewarnaan menggunakan pewarna alam sudah berlangsung sejak lama. Karena bahan-bahan pewarna alami di tiap daerah berbeda satu sama lain, maka jenis kain tenun di Indonesia punya ciri khas yang beragam.


“Pewarnaan alam itu merupakan suatu daya tarik yang luar biasa, karena kita bisa mengembangkan sesuatu yang turun-temurun dari nenek moyang kita sebagai aset. Dan kita juga bisa mengembangkan sesuai dengan perkembangan penemuan teknologi sederhana,” kata Cut Kamaril Wardani, pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan CTI.  


Kain Tenun Sambas dalam balutan busana. Foto: Riyono Rusli/Historia.id.
Kain Tenun Sambas dalam balutan busana. Foto: Riyono Rusli/Historia.id.

Lebih lanjut, Kamaril yang juga akademisi Kriya Seni ITB ini mengatakan industri tenun tangan tradisional cukup banyak di daerah. Begitu pula dengan para perajin yang bergiat memproduksi kain tenun. Namun, sejauh ini belum ada data atau pengarsipan yang memadai tentang perajin tenun tradisional. Padahal, tenun tradisional patut dilestarikan sebagai wujud kekayaan dan aset budaya bangsa.   

   


“Indonesia belum punya data tentang tenun tradisional. Perajinnya ribuan, bahkan mungkin jutaan, tapi belum dapat ditunjukkan datanya. Kalau kita bisa mensertifikasi, kita bisa mendapatkan data, dan memasukkannya ke dalam e-data, seperti e-ktp,” terang Kamaril.  


"LANGGAM 15" dipungkasi dengan peragaan busana hasil karya 15 perancang busana ternama. Menampilkan berbagai desain dan motif kain tenun dari berbagai daerah Indonesia. Beberapa di antaranya: Tenun Songket Halaban dari Sumatra Barat, Tenun Ikat Garut dari Jawa Barat, Tenun Lukat dari Jawa Tengah, Tenun Lunggi dari Sambas, Tenun Rangrang dari Bali, Tenun Songket Lombok dari Nusa Tenggara Barat, Tenun Sobi dari Sulawesi Tenggara, Tenun Sumba dan Tenun Songke Labuan Bajo dari Nusa Tenggara Timur.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Tiga tahun genosida, lebih dari 20 rbu anak di Gaza meregang nyawa dan dua ribu anak di Tepi Barat dikerangeng zionis.
Tiga tahun genosida, lebih dari 20 rbu anak di Gaza meregang nyawa dan dua ribu anak di Tepi Barat dikerangeng zionis.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
Terinspirasi dari legenda sepakbola Jerman Franz Beckenbauer, Christian Hadinata ingin jadi pemain dan pelatih hebat.
Terinspirasi dari legenda sepakbola Jerman Franz Beckenbauer, Christian Hadinata ingin jadi pemain dan pelatih hebat.
Lima puluh tahun sudah ajang tahunan Pasar Malam Besar di Malieveld, Den Haag, Belanda digelar. Inilah festival terbesar budaya Indisch.
Lima puluh tahun sudah ajang tahunan Pasar Malam Besar di Malieveld, Den Haag, Belanda digelar. Inilah festival terbesar budaya Indisch.
transparant.png
bottom of page