top of page

Catatan Kritis Sejarawan untuk Buku Sejarah Indonesia

Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para sejarawan yang turut bersuara dalam diskusi yang digelar AKSI (Randy Wirayudha/Historia.ID)

30 Sep
4 menit membaca

BUKU Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global (SI) sudah di-soft launching Desember 2025 lalu. Namun hingga 31 Agustus 2026, baru lima dari 10 total jilidnya yang dirilis. Sejumlah sejarawan pun merespons dengan aneka catatan kritisnya.


Dalam diskusi Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) di Jakarta, 22 September 2026, sejarawan Dr. Sri Margana menyoroti klaim-klaim Pengantar dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon hingga pengantar editor utama ke-10 jilid buku tersebut. Margana mencatat setidaknya tujuh poin dari pengantar sang menteri. Di antaranya soal penulisan sejarah otonom dengan sumber mutakhir untuk memutakhirkan buku sebelumnya, Indonesia dalam Arus Sejarah (IDAS) yang terbagi menjadi 9 jilid.


“Jadi dengan alasan IDAS itu sudah out of date, begitu ya, jadi perlu dimutakhirkan. Ini sudah dikritik oleh Prof. Truman (arkeolog Harry Truman Simanjuntak, red.), yang terjadi bukan pemutakhiran tetapi penggantian secara total. Bayangan saya sama seperti Prof. Truman. Cukup menambahkan saja di setiap jilidnya. Bayangan saya begitu. Apa sih yang mutakhir, penelitian terbaru? Dari penelitian yang sudah ada tapi belum masuk di IDAS, cukup ditambahkan saja, tidak perlu merombak total. Malah hilang semua dari konstruksi yang dari buku yang sudah sistematik menjadi seperti laporan penelitian,” ujar Margana.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
 Aktor watak lintas genre John Travolta lebih senang tampil di film komedi dan musikal. Berdansa dengan Putri Diana jadi momen paling dikenangnya.
Aktor watak lintas genre John Travolta lebih senang tampil di film komedi dan musikal. Berdansa dengan Putri Diana jadi momen paling dikenangnya.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Barcelona menyambut kepulangan pahlawan Liga Champions pertamanya. Mampukah Koeman membawa Messi cs bangkit?
Barcelona menyambut kepulangan pahlawan Liga Champions pertamanya. Mampukah Koeman membawa Messi cs bangkit?
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
transparant.png
bottom of page