top of page

Harry Truman Simanjuntak: Buku Sejarah Indonesia Sebuah Kemunduran yang Nyata

Lima jilid buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global baru saja dirilis. Ahli arkeologi prasejarah mengkritisi buku babon sejarah ini.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lima jilid buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global (2026). (pustakabudaya.id).

22 menit yang lalu
3 menit membaca

PARA ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Griffith University Australia memperkirakan lukisan cap tangan gua purba di Liang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, berusia setidaknya 67.800 tahun.


“Ini bukan sekadar kabar baik bagi sains, tetapi juga kabar besar bagi kebudayaan Indonesia dan kontribusi kita bagi dunia. Penemuan ini memperluas peta peradaban manusia, dan menegaskan bahwa Nusantara adalah salah satu pusat paling awal kreativitas simbolik manusia, sebagai salah satu peradaban tertua di dunia,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam penyampaian informasi bertajuk “Jejak Peradaban Nusantara di Lukisan Purba Tertua Dunia” di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta pada Kamis, 22 Januari 2026.


Anggapan bahwa lukisan dinding gua berusia 67.800 tahun sebagai peradaban tertua dunia bisa saja runtuh jika muncul penemuan-penemuan baru yang terbukti berusia lebih tua lagi. Sudah berkali-kali di banyak kesempatan, di media massa dan media sosial, Fadli Zon mendengungkan bahwa Nusantara salah satu peradaban tertua dunia.


Akhir Agustus 2026, lima jilid pertama buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global dirilis dan dapat diakses publik di situs pustakabudaya.id. Proyek penulisan buku babon sejarah yang ambisius dari Fadli Zon tersebut sejak awal telah memicu polemik.


Tak hanya pakar sejarah, pakar arkeologi pun angkat suara soal proyek tersebut. Profesor riset Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, yang kini melebur dalam BRIN, Harry Truman Simanjuntak mengkritisi Jilid I Akar Peradaban Nusantara, yang membahas sisi arkeologis dalam sejarah Indonesia.


Dalam diskusi terbatas yang diadakan Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) pada 22 September 2026 di Jakarta, Harry Truman menilai penulisan buku ini bermasalah. Dia mencatat bahwa buku tersebut “tidak mengikuti sistem penulisan baku, perbedaan sistem antara daftar isi dengan teks, terdapat ketidakcermatan sitasi, salah ketik, dan teknik penulisan lainnya.”


Harry Truman menemukan beberapa pernyataan tanpa dasar kuat. Di antaranya pernyataan “Teknologi navigasi yang telah dikuasai leluhur kita saat bangsa lain masih takut pada laut” dan “Buku ini menawarkan persepektif baru yang membanggakan, bahwa leluhur Nusantara adalah agen aktif pembentuk sejarah dunia dengan warisan nilai maritim dan ekologis yang masih sangat relevan hingga hari ini.”


Mengenai hubungan leluhur bangsa Indonesia dan hubungan orang Indonesia dengan bangsa-bangsa lain dari belahan dunia lain, tidak disinggung dengan utuh dalam Jilid II Nusantara dalam Jaringan Global: Perjumpaan Budaya dengan India, Tiongkok dan Persia. Jilid ini membahas hubungan luar negeri leluhur bangsa Indonesia bahwa sejak dulu bangsa Indonesia sudah terlibat dalam perdagangan internasional.


“[Namun] Jalur rempah tidak disebut-sebut sama sekali, jalur sutra apalagi,” terang Harry Truman. Jilid kedua ini menekankan bahwa peradaban Nusantara tidak berawal dari pengaruh luar, melainkan basis budaya lokal yang kuat dan dinamis.


Menurut Harry Truman, itu sesuatu yang ahistoris. “Peradaban Nusantara tidak ujug-ujug lahir dari dalam, tetapi terbentuk dari fenomena global yang mengakslerasi perkembangan budaya-budaya lokal,” kata Harry Truman.


Harry Truman melihat dalam proyek ini ada pseudosains yang terjebak pada romantisme historiografi dan nasionalisme buta. Ada paradigma yang bertentangan dengan konsensus sains global. Visi bahwa Indonesia sebagai peradaban tertua dunia tentu bertentangan dengan temuan bahwa Afrika jauh lebih tua.


Ada kesan buku babon ala Fadli Zon itu hendak menciptakan hal baru, hendak menemukan kembali yang hilang, atau menganggap penelitian terdahulu tidak menghasilkan apapun. Proyek ini tak hanya ambisius tapi juga irasional.


“Biarkan data bicara, bukan selera ideologis,” kata Harry Truman. Menurutnya, mengglorifikasi masa lalu tanpa bukti dan menghilangkan sisi kelam bukan ranah ilmu pengetahuan.


Jilid lain yang membahas sejarah Indonesia era tahun 1500–1900 juga dikritisi dalam diskusi tersebut.


Sri Margana, sejarawan dan dosen Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, menyebut proyek buku babon ini “lemah secara kronologis, tidak tematis bukan kesatuan yang utuh, tidak ada paradigma sentral, dan tidak ada tinjauan kritis tentang sumber, metode dan metodologi menyeluruh.”


Tak mengherankan jika Harry Truman menyebut proyek buku sejarah Indonesia itu sebagai “sebuah kemunduran yang nyata dalam riset dan penulisan sejarah nasional Indonesia.”*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Lima jilid buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global baru saja dirilis. Ahli arkeologi prasejarah mengkritisi buku babon sejarah ini.
Lima jilid buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global baru saja dirilis. Ahli arkeologi prasejarah mengkritisi buku babon sejarah ini.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
Sudah enam tahun pembangunan dilaksanakan, Museum PDRI tak kunjung rampung. Dua tahun di antaranya tanpa pembangunan fisik.
Sudah enam tahun pembangunan dilaksanakan, Museum PDRI tak kunjung rampung. Dua tahun di antaranya tanpa pembangunan fisik.
Ada wacana fatwa haram untuk gim PUBG. Sebelumnya MUI telah mengeluarkan fatwa untuk gim ini.
Ada wacana fatwa haram untuk gim PUBG. Sebelumnya MUI telah mengeluarkan fatwa untuk gim ini.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Bukan manisan atau cokelat tapi bombardemen dari udara. Yogyakarta luluh lantak menjelang Natal 1948.
Bukan manisan atau cokelat tapi bombardemen dari udara. Yogyakarta luluh lantak menjelang Natal 1948.
transparant.png
bottom of page