top of page

Mesin Uang Bernama Beckham

Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

David Beckham ke Indonesia untuk kedua kalinya/Foto: AIA Indonesia

27 Mar 2018
3 menit membaca

DAVID Beckham memukau pecinta sepakbola tanah air Minggu (25/3/2018) kemarin. Lewat sebuah perusahaan asuransi internasional yang membawanya, pria yang diberi gelar kebangsawanan OBE dari Ratu Elizabeth II itu mengkampanyekan gaya hidup sehat via sepakbola di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Beckham juga memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) lewat sumbangan 10 ribu bola untuk anak-anak akademi sepakbola di Indonesia.


Itu menjadi kunjungan kedua Beckham ke Indonesia. Pada November 2011, Beckham datang ketika masih aktif bermain di klub MLS (Liga Amerika Serikat) Los Angeles Galaxy. Kala itu, LA Galaxy melakoni laga persahabatan kontra tim Indonesia Selection di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.


Bicara soal David Robert Joseph Beckham adalah bicara tentang pesona sepakbola. Para pakar boleh saja mendewakan Pele, Diego Maradona, Lionel Messi, atau Cristiano Ronaldo baik terkait skill maupun prestasi individu atau klub. Namun, belum pernah ada pesepakbola yang meninggalkan efek sebesar Beckham terkait persona dan brand.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page