- 22 Jun 2021
- 5 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
ADA yang berbeda dari penampakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, saat memimpin rapat Partai Buruh di Pyongyang, 15 Juni 2021 lalu. Setelah lama tak muncul di muka publik, diktator berusia 37 tahun itu tampil dengan tubuh dan pipinya tak segembul satu atau dua tahun silam.
Sejumlah pengamat politik dunia pun mengumbar spekulasi mengomentarinya. Ada yang mengatakan Kim Jong-un ingin bertenggang rasa terhadap rakyatnya yang sedang mengalami krisis pangan. Pendapat lain mengatakan, penampilan Jong-un disebabkan diet untuk tujuan kesehatan. Seperti ayahnya, Kim Jong-il, dan kakeknya, Kim Il-sung, Jong-un punya masalah obesitas karena selera makannya besar hingga memicu penyakit jantung sebagaimana dialami ayah dan kakeknya.
Isu penyakit jantung yang dialaminya sudah merebak sejak tahun lalu ketika Jong-un tak hadir dalam milad kakeknya. Hong Min, analis senior Korea Institute for National Unification, meyakini bahwa setahun terakhir ini Jong-un menjalani diet ketat agar menghindari potensi serangan jantung akibat obesitas dan tak menampakkan gejala sakit di hadapan publik.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















