top of page

Awal Kedatangan Manusia ke Nusantara

Bagaimana bisa manusia Indonesia begitu beragam? Jawabannya bisa dilacak sejak kedatangan manusia modern di kepulauan Nusantara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Keberagaman manusia Nusantara. (Fernando Randy/Historia.ID).

16 Okt 2019
6 menit membaca

Diperbarui: 2 Okt

JEMBATAN darat yang pernah menyatukan Jawa, Sumatra, Kalimantan, dengan daratan Asia, memicu kemungkinan datangnya manusia paling awal ke Nusantara. Yang pertama datang adalah Homo erectus, lalu Homo sapiens.


“Kita tak bisa lepas dari pengembaraan manusia di dunia, yang semua datangnya dari Afrika. Kita adalah bagian dari dunia,” kata Herawati Supolo Sudoyo, peneliti dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.


Bagi yang tak percaya teori evolusi, sesungguhnya DNA manusia menyimpan kisahnya. “Apa yang ditulis tentang diri kita (di dalam DNA, red.) itu tak ada salahnya. Kebenaran itu bisa dibuktikan,” kata Hera lagi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page