top of page

Sejarah Indonesia

Badan-Badan Otonom NU

Nahdlatul Ulama memiliki badan-badan otonom dalam berbagai bidang untuk menandingi gerakan organisasi-organisasi massa PKI.

7 Nov 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

lembaga Seni Budaya Muslim indonesia (lesbumi) Cabang Manado. (Repro NU dan Pancasila).

Diperbarui: 20 Nov

SINEAS Misbach Yusa Biran tak kuasa menolak penunjukan dirinya sebagai ketua Komisariat Lembaga Seniman Budayawan Muslim Indonesia (Lesbumi), lembaga kebudayaan milik NU, di Jakarta. Tapi dia juga mengajukan syarat: tak mau menjadi anggota partai. “Motivasi atau niat saya hanyalah melawan PKI/Lekra,” tulis Misbach dalam testimoninya untuk buku Lesbumi: Strategi Politik Kebudayaan karya Choirotun Chisaan. Lekra atau Lembaga Kesenian Rakyat adalah lembaga kebudayaan yang berafiliasi pada Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Tedy Jusuf Jenderal Tionghoa

Tedy Jusuf Jenderal Tionghoa

Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
Alex Kawilarang Menolak Disebut Pahlawan

Alex Kawilarang Menolak Disebut Pahlawan

Alex Kawilarang turut berjuang dalam Perang Kemerdekaan dan mendirikan pasukan khusus TNI AD. Mantan atasan Soeharto ini menolak disebut pahlawan karena gelar pahlawan disalahgunakan untuk kepentingan dan pencitraan.
Mengakui Tan Malaka Sebagai Bapak Republik Indonesia

Mengakui Tan Malaka Sebagai Bapak Republik Indonesia

Tan Malaka pertama kali menggagas konsep negara Indonesia dalam risalah Naar de Republik Indonesia. Sejarawan mengusulkan agar negara memformalkan gelar Bapak Republik Indonesia kepada Tan Malaka.
Misi Orde Baru Menggerus PNI dan NU

Misi Orde Baru Menggerus PNI dan NU

Setelah menumpas PKI, rezim Orde Baru kemudian menghabisi PNI dan NU. Dengan begitu Soeharto dapat berkuasa selama tiga dekade.
Dewi Sukarno Setelah G30S

Dewi Sukarno Setelah G30S

Dua pekan pasca-G30S, Dewi Sukarno sempat menjamu istri Jenderal Ahmad Yani. Istri Jepang Sukarno itu kagum pada keteguhan hati janda Pahlawan Revolusi itu.
bottom of page