top of page

Balonku dan Rahasia Penciptaan Lagu Anak-anak

Lagu anak-anak selalu berlirik pendek, nada sederhana, dan cerita ringan. Tapi membuatnya justru rumit dan tak mudah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi anak-anak sedang menyanyi. (123rf.com).

  • 19 Jun 2020
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

Meletus balon hijau. Dor! Hatiku sangat kacau. Balonku tinggal empat. Ku pegang erat-erat. Sepenggal lirik lagu anak-anak berjudul “Balonku”ini biasanya tak pernah jadi masalah. Sampai seorang Zainal Abidin berupaya menguliti maksud tersembunyi lirik “Balonku”. Zainal mengatakan lirik “Balonku”memuat kebencian terhadap Islam. Sebab balon hijau yang meletus. Dan warna hijau lekat dengan Islam.


Tak hanya Balonku. Zainal juga mengupas lagu “Naik-Naik ke Puncak Gunung”. Dalam ceramahnya yang bisa dilihat di Youtube,dia menduga lagu itu menyebarkan ajaran Kristen. Kiri kanan Ku lihat banyak pohon cemara. Itu sepenggal lirik Kristenisasi versi Zainal. Cemara identik dengan hari Natal. Dan Natal adalah harinya umat Kristiani.


Benarkah lagu anak-anak punya muatan kebencian dan mengajarkan iman agama tertentu?

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Tingkat dan perubahan populasi permukiman kuno bisa diteliti lewat ekstrak tinja manusia dan hewan.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
Kelompok antidemokrasi membubarkan pertemuan para penyintas 1965 yang akan mengikuti simposium nasional yang bakal diselenggarakan pemerintah.
transparant.png
bottom of page