top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Batavian Elite's Lavish Funeral Ceremony

Batavia's elite made funeral ceremonies a showcase for luxury. The government was outraged and imposed several restrictions.

14 Jul 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Funeral procession of Governor-General Jacob Mossel, 1761. (Rijksmuseum Amsterdam).

SHOWING off luxury was common for Batavian citizens during the VOC colonial era. The Batavian elite showed off their wealth not only when going to church, where they would be accompanied by several slaves carrying umbrellas and fans, but also in various events such as wedding ceremonies and funerals. Dutch archivist Frederik de Haan in Oud Batavia-Volume II revealed that funerals gave everyone the opportunity to look attractive in all situations.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page