top of page

Benyamin Sueb, Raja Lenong Main Film

Benyamin Sueb bukan saja seniman serba bisa, tetapi juga serba tidak puas. Baginya, kepuasan adalah kemunduran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benyamin Sueb dalam film Ambisi. (Repro Kompor Mleduk).

14 Jul 2010
4 menit membaca

Diperbarui: 10 Des 2025

SETELAH sukses menyanyi dengan menelorkan sekitar 70 album rekaman, Benyamin Sueb kemudian main film. Dia terjun ke dunia perfilman di saat yang tepat: awal tahun 1970-an perfilman Indonesia mengalami masa keemasan. Saat itu, perfilman begitu menggairahkan. Permintaan pasar yang sangat besar telah menggeser film-film impor.


Munculnya film Pengantin Remaja makin memperkuat perfilman nasional. Sebelum dirilis di Indonesia, film ini sudah mendapatkan penghargaan di Festival Film Asia di Taipei, Taiwan. Dan beredar di Singapura, Malaysia, Thailand, Hongkong, dan Filipina. Bahkan, film ini menjadi film Asia pertama yang diputar di Jepang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan AM. “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado tak hanya menjadikannya walikota perempuan pertama pasca-dibubarkannya RIS. Pemilihannya juga menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
transparant.png
bottom of page