top of page

Candi-candi Kerajaan Sunda Kuno

Mengapa tak banyak temuan candi yang megah di wilayah Jawa Barat?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prasasti Kawali I di kawasan kabuyutan Astana Gede, Kawali. (Wikimedia Commons).

20 Nov 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 6 Mei

MASA Mataram Kuno meninggalkan monumen-monumen yang spektakuler. Beberapa di antaranya Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Sambisari. Begitu pula di Jawa Timur, candi-candi peninggalan Kerajaan Singhasari dan Majapahit, masih relatif utuh dan bisa dikagumi keindahannya.


Di Jawa Barat tak begitu. Beberapa sisa bangunan masa Hindu Buddha memang berhasil ditemukan. Namun, letaknya tersebar dan kondisinya tinggal serakan batuan andesit atau bata. Misalnya, Kerajaan Sunda Kuno yang berkembang setelah Kerajaan Tarumanegara runtuh pada abad ke-7 M hingga abad ke-16. Tak mudah menyebutkan di mana saja mereka membangun monumennya.


Padahal, menurut arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar dalam Tatar Sunda Masa Silam Kerajaan Sunda, Kerajaan Sunda Kuno mendirikan banyak bangunan terutama untuk keagamaan. Tempat-tempat suci itu beberapa kali disebut dalam naskah-naskah keagamaan yang hingga kini masih bertahan. Sayangnya, lokasinya belum diketahui secara pasti.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Satu lagi aktor senior meninggal dunia. Tak hanya maestro layar lebar, Deddy Sutomo juga sempat menjadi anggota parlemen.
Satu lagi aktor senior meninggal dunia. Tak hanya maestro layar lebar, Deddy Sutomo juga sempat menjadi anggota parlemen.
transparant.png
bottom of page