top of page

Pemimpin Ideal ala Sunda

Masyarakat Sunda Kuno punya versinya sendiri soal pemimpin ideal.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 29 Jul 2019
  • 3 menit membaca

Tersebutlah pada zaman dulu kala hidup seorang raja bernama Prebu Niskala Wastu Kancana. Dia telah memerintah selama 104 tahun. Pemerintahannya dinilai sangat baik. Saking baiknya dia disamakan dengan Sang Hyang Indra, raja para dewa.


Karena kebajikan sang prabu, para rama yang memimpin desa-desa dapat dengan tentram mengurus bahan pangan. Para resi dapat pula tentram melaksanakan tugasnya sebagai pendeta. Kerajaannya aman sejahtera Kisah itu muncul dalam Carita Parahyangan.


Menurut arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar dalam Siliwangi, Sejarah, dan Budaya Sunda Kuna, tokoh raja atau prebu, rama, dan resi sering muncul di berbagai kitab Sunda Kuno. Mereka selalu disebutkan sebagai tiga orang pemimpin yang menjaga rakyat dari kekeliruan.


Tak cuma seorang raja, berdasarkan Fragmen Carita Parahyangan, masyarakat Sunda Kuno mempunyai tiga pemimpin yang menjadi panutan, yaitu resi (kaum agamawan), rama (pemimpin daerah), dan raja atau prebu.


Tugas utama raja adalah melaksanakan pemerintahan. Resi menyejahterakan alam. Sementara rama sebagai pembimbing kehidupan.


 “Wibawa dimiliki oleh sang prebu, ucapan dimiliki oleh rama, dan tekad miliknya sang resi,” tulis bagian lain dalam kitab itu.


Sebagaimana kitab itu, Agus menjelaskan, raja harus memelihara kewibawaannya. Jika tidak, kekuasaannya akan pudar. Dia pun akan jatuh dari takhtanya.


“Senantiasa raja harus menjaga martabatnya dengan menjalankan hak dan kewajibannya sebagai raja,” jelasnya.


Sementara petuah dan contoh kehidupan yang baik harus selalu disampaikan oleh rama. Pasalnya dia yang hidup paling dekat dengan masyarakat. Dia juga yang harus membimbing warganya.


Resi punya tugas memberi contoh tentang tekad dan niat yang baik dalam kehidupan. Seperti tekad mereka dalam menjalankan ibadah agama dan tekad untuk dapat bersatu dengan Sang Hyang.


“Dalam kitab Sang Hyang Siksa Kanda ng Karesian, tiga pemimpin itu bagai tiga tantu di bumi. Ia disebut peneguh dunia,” jelas Agus.


Di luar itu, hingga kini tak ada kitab khusus dari era Sunda Kuno yang menyimpan dan menguraikan bagaimana perilaku pemimpin yang baik. Ajaran atau perilaku yang harus ditampilkan raja banyak disebut dalam berbagai kitab yang berbeda.


Soal kepemimpinan, dalam kebudayaan Jawa Kuno dan Bali, ada yang dikenal dengan ajaran astabrata. Ajaran ini disampaikan oleh Raja Rama kepada Wibisana, adik Rahwana, dalam Kitab Ramayana. Isinya, delapan perilaku atau sikap yang sebaiknya dimiliki seorang raja. Sifat-sifat dewa menjadi contohnya.


“Dikenal luas dalam kebudayaan Jawa Kuno dan Bali, namun tak dikenal dalam lingkup kebudayaan Sunda Kuno,” ujar Agus.


Beberapa kitab yang menyebutkan soal kepemimpinan seorang raja misalnya, Sang Hyang Siksa Kanda ng Karesian. Kitab ini menurut Agus berasal dari Priangan Timur. Ia selesai digubah pada 1518. Isinya adalah soal pendidikan, pengetahuan umum, kebudayaan, dan kesehatan.


Di dalamnya disebutkan pula kalau raja yang baik punya lima tugas utama. Raja bertugas membuat kesejahteraan di seluruh wilayah kerajaan. Ia harus menjaga kemuliaan dan kewibawaan. Raja pun mesti menjadikan dirinya sebagai yang utama. Ia selaiknya memiliki sifat melindungi dan menyayangi rakyatnya. Terakhir, ia punya tugas membangun keagungan.


Lalu dalam Carita Parahyangan yang disusun pada pertengahan abad ke-16, terdapat enam butir tugas raja yang diambil dari sumber aslinya, kitab India Kuno Bhradaranyaka-Upanishad.


Isinya, raja harus menjaga martabat kebangsawanan. Ia harus memiliki jiwa kehidupan luhur. Ia juga harus melindungi kehidupan, melindungi yang lemah dan terluka. Ia harus bersifat bagai mentari yang memberikan anugerah. Namun ia juga mesti bagai matahari yang panasnya menghancurkan. Terakhir, ia harus mampu melindungi kaum pertapa.


“Penyusun Carita Parahyangan mengagungkan Sanjaya sebagai tokoh penting peletak dasar pemerintahan Kerajaan Galuh hingga Sunda,” jelas Agus.


Sesuai kebiasaan Sunda Kuno yang mengenal tiga bentuk pemimpin, maka ketiganya sama-sama harus ditaati. Mereka punya tugas masing-masing. Jika satu di antaranya tak bekerja dengan baik kerajaan akan kacau balau.


Bahkan, Kitab Sang Hyang Siksa Kanda ng Karesian menyatakan ketiga tokoh itu bagai Tri Murti. Wisnu ibarat prabu, Brahma ibarat rama, dan Iswara ibarat resi.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
transparant.png
bottom of page