top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cerita dari Paviliun Amarta

Kisah di balik paviliun yang diarsiteki Bung Karno dan jadi saksi bisu Supersemar. Satu dari tiga rumah “pengasingan” Bung Karno di hari-hari terakhirnya. 

26 Sep 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Paviliun Amarta yang dahulu bernama Paviliun II turut jadi tempat hunian rumah tangga Bung Karno dan Hartini (X@KemensetnegRI)

  • 26 Sep 2025
  • 12 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

SEBUAH bangunan paviliun masih berdiri kokoh di sebuah sudut Kompleks Istana Bogor. Berbeda dari empat paviliun lain di dekatnya, paviliun ini ukurannya lebih kecil dan dihiasi empat patung perempuan di halaman maupun terasnya serta sebatang pohon karet kebo (Ficus elastica) besar nan rindang di pojok kiri halamannya. 

“Bung Karno membangun lima paviliun itu di perbatasan antara lahan istana dan lahan Gereja (GPIB) Zebaoth. Lokasinya memang agak ngumpet. Dari lima paviliun yang ada, paviliun itu yang paling kecil. Hanya ada dua kamar tidur, dapur, ruang makan, dan sebagainya,” terang Endang Sumitra, mantan kepala Sub-Bagian Rumah Tangga Istana Kepresidenan Bogor, yang ditemui Historia.ID di kediamannya di Bantarjati, Bogor. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page